Terdapat Ketentuan “Pemutusan secara Sepihak Tanpa Putusan Pengadilan” dalam Kontrak, Bolehkah?

Smartlegal.id -
pemutusan kontrak secara sepihak

Adanya klausula “menyimpangi ketentuan Pasal 1266 KUHPerdata” memungkinkan untuk pemutusan kontrak secara sepihak.”

Kontrak memiliki peran penting apabila pelaku usaha sedang melakukan kegiatan bisnis. Baik bisnis dengan nominal kecil hingga bisnis dengan nominal besar, ada baiknya untuk dituangkan ke dalam kontrak sebagai bukti telah terjadi suatu perikatan (hitam di atas putih). 

Oleh karena itu, keberadaan kontrak menjadi tidak terhindarkan bagi para pelaku usaha untuk menuangkan hal-hal yang disepakati dengan partner bisnisnya. Selain itu, kontrak juga memiliki peran sebagai aturan main yang pada prinsipnya setiap klausula yang tertuang dalam kontrak haruslah dipatuhi oleh para pihak yang terikat.

Baca juga: Menggunakan Nominee Agreement di Indonesia, Emang Boleh? 

Seiring meningkatnya aktivitas bisnis di kalangan masyarakat, maka semakin banyak juga kontrak yang dibuat. Namun, seringkali masyarakat abai atau lalai dalam merumuskan klausula-klausula kontrak yang mengandung nilai keadilan, keseimbangan dan kepastian hukum di antara pihak. Salah satunya adalah adanya pencantuman klausula yang berisikan tentang penyimpangan terhadap Pasal 1266 KUHPerdata

Pasal 1266 KUHPerdata memiliki bunyi sebagai berikut:

Syarat batal dianggap selalu dicantumkan dalam persetujuan yang timbal balik, andaikata salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya. Dalam hal demikian persetujuan tidak batal demi hukum, tetapi pembatalan harus dimintakan kepada Pengadilan.”

Pasal 1266 KUHPerdata ini memiliki makna bahwa syarat batal akan selalu dianggap ada dan disepakati dalam kontrak, sekalipun syarat batal tersebut tidak tercantum di dalam kontrak. Oleh karenanya, terhadap pembatalan atas kontrak harus dimintakan kepada Pengadilan.

Dapat diketahui, Pasal 1266 KUHPerdata tersebut berupaya untuk melibatkan adanya peran hakim dalam membatalkan kontrak. Dengan adanya peran hakim dalam hal tersebut, para pihak dalam kontrak dapat terhindar dari adanya pembatalan kontrak secara sepihak.

Lalu bagaimana apabila terdapat klausula yang menyepakati bahwa ketentuan Pasal 1266 KUHPerdata tersebut dikesampingkan?

Adanya klausula penyimpangan terhadap Pasal 1266 KUHPerdata dalam kontrak dapat menimbulkan beberapa masalah dalam penerapannya. Sebab, dengan menyepakati klausula tersebut, para pihak menghendaki adanya pembatalan tanpa melalui permohonan kepada pengadilan terlebih dahulu. 

Hal ini memungkinkan salah satu pihak melakukan pemutusan perjanjian secara sepihak dalam kontrak yang kemudian dapat menimbulkan konflik di antara para pihak. Lebih lanjut, pihak yang membatalkan kontrak secara sepihak kemudian bisa saja berasumsi bahwa kontrak sudah tidak mengikat dan hubungan antara para pihak sudah tidak lagi ada.

Konflik yang timbul tentu akan memaksa para pihak untuk mengeluarkan biaya tambahan. Sehingga ada baiknya untuk melakukan review terhadap draft kontrak yang telah disepakati.

Masih belum yakin dengan draft kontrak yang anda buat? Kami siap membantu me-review kontrak anda! Segera hubungi Smartlegal.id dengan menekan tombol di bawah ini.

Author : Bima Satriojati

Seberapa membantu artikel Ini untuk Anda?

Rata-rata rating : 0 / 5. Jumlah pemberi rating : 0

Belum ada yang memberi rating! Jadilah yang pertama!

PENDIRIAN BADAN USAHA

modal minimum
Ingin Membuka Bisnis? Ketahui Dulu Besaran Modal Minimum Perusahaan
Ingin Mendirikan PT Di Surabaya Ingat Jangan Gunakan Apartemen Untuk Domisili PT
Ingin Mendirikan PT Di Surabaya? Ingat Jangan Gunakan Apartemen Untuk Domisili PT
Sebelum Meminjamkan Bendera PT Perhatikan Hal Ini
Sebelum “Meminjamkan Bendera PT”, Perhatikan Hal Ini!
Berinvestasi Di Bidang Sosial
Berinvestasi Di Bidang Sosial, Mending Pakai Yayasan atau PT?
PT Perorangan
Perhatikan Hal Ini Jika Ingin Mengubah PT Perorangan Menjadi Persekutuan Modal

PENDAFTARAN MERK

logo merek
Apa Sih Arti Logo ™, R dan C Pada Suatu Produk?
Merek Internasional
Mau Merek Anda Menjadi Merek Internasional? Yuk Intip Caranya
INI YANG BISA ANDA LAKUKAN JIKA PENDAFTARAN MEREK DITOLAK
Ini yang Bisa Anda Lakukan Jika Pendaftaran Merek Anda Ditolak
Meski merek yang sudah terdaftar mendapat perlindungan hukum, namun merek terdaftar bisa dihapus karena 3 alasan
Ini 3 Alasan yang Membuat Merek Terdaftar Bisa Dihapus
3 Kerugian Ketika Telat Mendaftarkan Merek
3 Kerugian Ketika Telat Melakukan Pendaftaran Merek

LEGAL STORY

Brand yang Aku Bangun Ketikung Rivalku
Legal Story: Brand yang Aku Bangun Ketikung Rivalku
oyo
Ramai OYO bikin rugi: Salah Satunya Soal Perjanjian Kerjasama Dengan Mitra
Reseller Kosmetik
Kisah Reseller Produk Kosmetik Mencari Untung Malah Buntung
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
HATI-HATI! Produsen dan Penjual Kosmetik Tanpa Izin Edar Bisa Dipenjara
HATI-HATI! Produsen dan Penjual Kosmetik Tanpa Izin Edar Bisa Dipenjara

VIDEO ARTIKEL