Ini Yang Harus Dilakukan Agar Pengalihan Saham Akibat Waris Dapat Berlaku Efektif

Smartlegal.id -

BAGIKAN:

Ini Yang Harus Dilakukan Agar Pengalihan Saham Akibat Waris Dapat Berlaku Efektif

“Pengalihan saham karena waris tidak disyaratkan untuk ditawarkan dahulu kepada pemegang saham lainnya dan juga tidak perlu mendapatkan persetujuan dari RUPS.”

Saat pemilik meninggal dunia, saham dapat diwariskan. Namun, anda harus perhatikan prosedur yang harus dilalui dalam pengalihan saham karena waris. Jika pemindahan hak milik saham karena waris tidak diakui oleh perusahaan, ahli waris bisa menggugat di pengadilan.

Saham dapat diwariskan karena saham dianggap sebagai benda oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Menurut Pasal 60 ayat (1) UUPT, saham merupakan benda bergerak yang memberikan beberapa hak kepada pemiliknya.

Pengalihan saham karena waris merupakan “peralihan hak karena hukum” sebagaimana diatur dalam penjelasan Pasal 57 ayat (2) UUPT. Oleh karena itu, pewarisan saham tidak diharuskan memenuhi beberapa persyaratan seperti pemindahan hak saham karena sebab lain.

Menurut Pasal 57 UUPT, pemindahan saham karena waris tidak diharuskan untuk menawarkan terlebih dahulu kepada pemegang saham lain dan mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun pewarisan saham tetap harus mendapat persetujuan dari instansi berwenang.

Pemindahan saham harus dilakukan dengan akta pemindahan hak, sesuai Pasal 56 UUPT. Akta tersebut bisa berupa akta notaris atau akta bawah tangan. Akta tersebut atau salinannya kemudian disampaikan secara tertulis kepada perusahaan.

Direksi wajib mencatat pemindahan hak atas saham tersebut dalam daftar pemegang saham atau daftar khusus. Direksi juga harus memberitahukan perubahan susunan pemegang saham kepada Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) maksimal 30 hari sejak tanggal pencatatan.

Dalam hal perusahaan menolak keberadaan ahli waris sebagai pemegang saham, maka ahli waris tersebut dapat menggugat di pengadilan. Hal tersebut pernah dilakukan oleh Lani Wibowo (Lani) dan Elliana Wibowo (Elliana) selaku ahli waris dari Surjo Wibowo (Surjo).

Surjo adalah pemilik 2.625 lembar saham PT Big Bird. Pada tahun 2000, Surjo wafat dengan mewariskan beberapa kekayaan termasuk saham PT Big Bird. Pada 2010, keluarga Surjo menyepakati pembagian waris melalui Akta No. 4 tertanggal 5 Maret 2010.

Atas pembagian waris tersebut, Lani mendapat 328 lembar saham sedangkan Elliana mendapat 1.148 lembar saham. Namun, perusahaan menolak mencantumkan keduanya di daftar pemegang saham sekaligus enggan memenuhi hak keduanya, termasuk pembagian  dividen.

Lani dan Elliana akhirnya mengajukan gugatan ke Pengadilan. Walau sempat kalah pada pengadilan tingkat pertama, namun keduanya akhirnya tuntutan mereka dimenangkan pada tingkat banding dan kasasi. Melalui putusan Nomor 2845 K/Pdt/2017, Mahkamah Agung menguatkan putusan banding yang menetapkan keduanya sebagai pemilik saham PT Big Bird.

Baca juga: Ini Potensi Masalah PT Anda Jika Komposisi Pembagian Saham 50:50

Baca juga:  Adakah Sanksi Hukum Bagi PT yang Mengabaikan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)

Punya pertanyaan seputar hukum perusahaan, legalitas usaha atau ingin menyusun skema bisnis perusahaan anda? Segera hubungi Smartlegal.id melalui telpon/WA di 081315158719 atau email [email protected].

Author: M. A. Mukhlishin

BAGIKAN:

Butuh informasi lebih lanjut diluar dari artikel ini, silahkan hubungi kami!

BACA JUGA

PENDIRIAN BADAN USAHA

Ini Kerugiannya Jika Punya PT Masih Pakai Rekening Pribadi
Ini Kerugiannya Jika Punya PT Masih Memakai Rekening Pribadi!
group-of-people-in-a-meeting-1367272
Wajibkah Ada Direktur WNI dalam PT PMA?
kelly-sikkema-DUiRgwrHKXI-unsplash
Cara Menjadi Penyelenggara Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi
Kapan Waktu yang Tepat Untuk Melaksanakan RUPS?
Kapan Waktu yang Tepat Untuk Melaksanakan RUPS?
Bagaimana Status Perbuatan Hukum Atas Nama PT Yang Belum Resmi Berdiri
Bagaimana Status Perbuatan Hukum Atas Nama PT Yang Belum Resmi Berdiri?

PENDAFTARAN MERK

Lucky July
Bisnis Aman Jualan Nyaman Dengan Paham Hukum
Menggunakan Merek Yang Sama dengan Milik Orang Lain Ini Akibatnya
Menggunakan Merek Yang Sama dengan Milik Orang Lain? Ini Akibatnya!
Bagaimana-Prosedur-Pendaftaran-Merek-Di-Indonesia
Bagaimana Prosedur Pendaftaran Merek Di Indonesia?
Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Merek Tidak Ditolak
7 Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Merek Tidak Ditolak Karena Dinilai Sama Dengan Merek Terdaftar
Hati-Hati! Bisnis Restoran Bisa Dipidana Karena Hak Cipta Musik
Hati-Hati! Bisnis Restoran Bisa Dipidana Karena Hak Cipta Musik

LEGAL STORY

Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
Brand yang Aku Bangun Ketikung Rivalku
Legal Story: Brand yang Aku Bangun Ketikung Rivalku
HATI-HATI! Produsen dan Penjual Kosmetik Tanpa Izin Edar Bisa Dipenjara
HATI-HATI! Produsen dan Penjual Kosmetik Tanpa Izin Edar Bisa Dipenjara
Lupa ngurus ijin BPOM, Nginep 7 bulan di penjara
Lupa Ngurus Ijin BPOM, Nginep 7 Bulan di Penjara

VIDEO ARTIKEL