fbpx

Kenali Kualifikasi dan Ketentuan Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Syarat-Perwalian-Anak-di-Bawah-Umur-yang-Ditinggal-Kedua-Orang-Tuanya

Beberapa bulan lalu, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Indonesia. Tujuan dari Perpres ini adalah untuk mendukung perekonomian nasional serta memperluas kesempatan kerja melalui investasi. Di Indonesia, sampai akhir 2017 tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia mencapai 85.974. Walaupun masih sekitar 0,03 % dari total penduduk Indonesia, tidak menutup kemungkinan jumlah TKA tersebut akan terus bertambah di tahun yang akan mendatang.

Bagi perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing, ada beberapa kualifikasi TKA agar bisa bekerja secara legal di Indonesia, yaitu:

  • Memiliki pendidikan yang sesuai dengan kualifikasi jabatan yang akan diduduki
  • Memiliki pengalaman kerja setidaknya 5 tahun atau memiliki sertifikat kompetensi yang sesuai dengan jabatan yang akan diduduki
  • Memiliki keterampilan dalam bekerja, jika tidak maka TKA tersebut tidak akan diterima. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan.

Selain kualifikasi tersebut, ketentuan yang harus diperhatikan apabila tenaga kerja asing ingin bekerja secara legal di Indonesia mengacu pada Permenaker Nomor 10 Tahun 2018 adalah sebagai berikut:

  1. RPTKA
  2. Rancangan Penggunaan Tenaga Kerja Asing atau biasa disebut dengan RPTKA dapat diajukan permohonan secara online melalui website www.tka-online.naker.go.id dan mengisi serta mengupload data – data pekerja asing tersebut. Setelah data – data serta dokumen tersebut sudah lengkap, maka akan dilakukan penilaian kelayakan RPTKA yang berpedoman pada daftar jabatan yang dibuat oleh Menteri. Jika dinyatakan layak, maka RPTKA tersebut akan disahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan.

  3. Notifikasi dan Pembayaran Dana Kompensasi
  4. Notifikasi adalah persetujuan penggunaan TKA yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Tenaga Kerja sebagai dasar penerbitan Izin Tinggal Terbatas (ITAS).

    Proses permohonan notifikasi juga dilakukan secara online dengan mengisi dan mengunggah data dan dokumen pekerja asing tersebut. Setelah menerima Notifikasi, pemberi kerja yang menggunakan TKA wajib membayar Dana Kompensasi Penggunaan TKA (DKP-TKA). Apabila telah melakukan pembayaran, Dirjen akan menyampaikan Notifikasi dan bukti pembyaran tersebut kepada Dirjen Imirgrasi secara online. Notifikasi dipergunakan oleh Dirjen Imigrasi untuk proses penerbitan Visa Tinggal Terbatas (VITAS).

Bagi perusahaan yang ingin mempekerjakan tenaga kerja asing, wajib memperhatikan terkait dengan jabatan apa saja yang dapat diduduki atau yang tidak dapat diduduki oleh TKA tersebut. Berikut jabatan yang dilarang untuk diduduki oleh TKA berdasarkan pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 40 Tahun 2012 tentang Jabatan – jabatan Tertentu yang Dilarang Diduduki Tenaga Kerja Asing, yaitu:

  • Direktur Personalia
  • Manajer Hubungan Industrial
  • Manajer Personalia
  • Supervisor Pengembangan Personalia
  • Supervisor Perekrutan Personalia
  • Supervisor Penempatan Personalia
  • Supervisor Pembina Karir Pegawai
  • Penata Usaha Personalia
  • Kepala Eksekutif Kantor
  • Ahli Pengembangan Personalia dan Karir
  • Spesialis Personalia
  • Penasehat Karir
  • Penasehat Karir
  • Penasehat Tenaga Kerja
  • Pembimbing dan Konseling Jabatan
  • Perantara Tenaga Kerja
  • Pengadministrasi Pelatihan Pegawai
  • Pewawancara Pegawai
  • Analis Jabatan
  • Penyelenggara Keselamatan Kerja Pegawai

Bagaimana Elson Dapat Membantu Anda?
ELSON Indonesia adalah sebuah perusahaan yang memiliki fokus untuk menyediakan solusi hukum untuk ekspatriat, orang asing, dan pasangan perkawinan campuran di Indonesia.

Kontak Kami:
Email:  info@elson.co.id
Phone: 081932741333

Author: Muhammad Rafiq Abdillah

Bergabung untuk dapatkan konten terbaru lainnya:

Facebook Page

Smartlegal.id

Telegram Channel

Smartlegal.id

Share21
Tweet
+1
Share