Perbedaan Harga di Label dan Kasir, Mana yang Harus Dipakai?

Smartlegal.id -

BAGIKAN:

shopping-2163323_1920

Siapa yang tidak suka potongan harga? Terutama potongan harga terhadap barang- barang kebutuhan pokok. Kebutuhan potongan harga tersebut kemudian diakomodir oleh pihak produsen atau toko untuk memberikan promo potongan harga. Namun, tidak jarang label harga yang tercantum pada barang berbeda dengan harga di kasir. Kalau hal itu terjadi, apa yang harus dilakukan oleh konsumen? Harga yang mana yang harus dihitung?

Peraturan perundang-undangan memberikan perlindungan terhadap konsumen, termasuk mengenai perbedaan harga antara di barang dan saat di kasir. Secara khusus, ketentuan mengenai pencantuman harga barang terdapat di Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35/M-DAG/PER/7/2013 tentang Pencantuman Harga Barang dan Tarif Jasa yang Diperdagangkan. Adapun yang dimaksud dengan harga yaitu nilai barang dalam jumlah satuan atau jumlah tertentu yang dinyatakan dalam bentuk Rupiah (Pasal 1 angka 1 Permendag Nomor 35/2013).

Pelaku usaha juga harus mengikuti ketentuan ketika menjual barangnya. Ketentuannya diantaranya:

  1. Harga barang yang dijual harus diletakkan/ditempelkan pada barang/kemasan, disertakan, dan/atau ditempatkan dekat dengan barang serta dilengkapi jumlah satuan/jumlah tertentu;
  2. Pelaku usaha juga wajib untuk mencantumkan harga barang yang belum/sudah termasuk ke dalam pajak dan/atau biaya lainnya;

Sedangkan untuk menjawab permasalahan di atas, dapat dilihat pada Pasal 7 ayat (2) Permendag Nomor 35/2013 yang menyebutkan:

Dalam hal terdapat perbedaan harga barang atau tarif jasa yang dicantumkan dengan harga barang atau tarif jasa yang dikenakan pada saat pembayaran, maka yang berlaku adalah tarif/harga terendah.

Jadi, apabila terdapat perbedaan harga saat di kasir dengan harga yang ditempelkan pada barang, maka yang diberlakukan adalah harga terendah. Selain itu, sebelum membeli barang ada baiknya kita sebagai konsumen untuk memperhatikan barang beserta harganya yang dicantumkan.

Baca juga:  Memaksimalkan Fungsi Perundingan Bipartit dalam Perselisihan Hubungan Industrial

Jangan sampai terdapat perbedaan mengenai hal tersebut.

Author: Linda Julaeha
Editor: Hasyry Agustin

Jika Anda membutuhkan konsultasi hukum, Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui e-mail: [email protected]

Butuh informasi lebih lanjut diluar dari artikel ini, silahkan hubungi kami!

BACA JUGA

PENDIRIAN BADAN USAHA

Ini Akibatnya Bikin PT Cuma Untuk Vendor, Setelah Proyek Selesai Pajak Tidak Diurus
Ini Akibatnya Bikin PT Cuma Untuk Vendor, Setelah Proyek Selesai Pajak Tidak Diurus
mendirikan-cv
Bagaimana Cara Mendirikan CV? Berikut Syarat & Prosedur Lengkapnya
Direktur menggunakan harta perusahaan
Ini Akibatnya Direktur Menggunakan Harta Perusahaan Untuk Kepentingan Pribadi
Prosedur Pengesahaan Perkumpulan Badan Hukum
Prosedur Pengesahaan Perkumpulan Badan Hukum
Ini-Perbedaan-PT-dan-CV-yang-Perlu-Anda-Tahu
Ini Perbedaan PT dan CV yang Perlu Anda Tahu

PENDAFTARAN MERK

Kriteria Merek Terkenal
Ini Lho Kriteria yang Bisa Dianggap Merek Terkenal
Seberapa Penting Pendaftaran Merek Bagi UMKM Ini Penjelasannya
Seberapa Penting Pendaftaran Merek Bagi UMKM? Ini Penjelasannya!
Bagaimana-Prosedur-Pendaftaran-Merek-Di-Indonesia
Bagaimana Prosedur Pendaftaran Merek Di Indonesia?
Merek-Didaftarkan-lebih-dari-1-orang
Bisakah Merek Didaftarkan Oleh Lebih Dari Satu Orang?
Ini 4 Keuntungan Memiliki Merek Terkenal
Ini 4 Keuntungan Memiliki Merek Terkenal

LEGAL STORY

Brand yang Aku Bangun Ketikung Rivalku
Legal Story: Brand yang Aku Bangun Ketikung Rivalku
HATI-HATI! Produsen dan Penjual Kosmetik Tanpa Izin Edar Bisa Dipenjara
HATI-HATI! Produsen dan Penjual Kosmetik Tanpa Izin Edar Bisa Dipenjara
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
Legal Story Hitung Pajak Negara Tapi Lupa Pajak Daerah
Legal Story: Hitung Pajak Negara Tapi Lupa Pajak Daerah
Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku

VIDEO ARTIKEL