Ini yang Membedakan Coworking Space dengan Kantor Konvensional

Smartlegal.id -
Ini-yang-Membedakan-Coworking-Space-dengan-Kantor-Konvensional

Munculnya layanan virtual office di Indonesia tak pelak lagi merupakan perkembangan bisnis yang tak bisa diabaikan begitu saja. Keberadaan virtual office menandakan pergeseran pandangan masyarakat bahwa kantor harus dimiliki sendiri beserta seluruh perangkat kebutuhan kantor tersebut. Faktanya, virtual office bisa memberikan pelayanan prima seperti kantor konvensional dengan biaya yang jauh lebih rendah.

Salah satu fasilitas yang biasa ditawarkan oleh virtual office adalah coworking space. Coworking space menjadi solusi bagi kebutuhan akan ruang kantor sewaktu-waktu dibutuhkan. Coworking space dapat digunakan untuk proyek kolaborasi atau pertemuan perusahaan. Tapi apa sebenarnya coworking space? Apa yang membedakan dengan kantor konvensional? Simak ulasannya di dalam artikel di bawah ini.

Coworking space (tempat kerja bersama) adalah suatu tempat kerja yang saling berbagi, biasanya di tempat yang memungkinkan kolaborasi. Tidak semua pengguna coworking space harus berasal dari satu perusahaan atau proyek yang sama. Malah, banyak usaha yang berbeda yang bekerja di coworking space sehingga menjadi jalan untuk menjalin jaringan dan menelurkan proyek bersama.

Meskipun coworking space terkesan sebagai fenomena baru dan revolusioner, perkembangannya cukup pesat. Misalnya di Indonesia, Sekretaris Jenderal Asosiasi Coworking Space Indonesia Felencia Hutabarat, menerangkan bahwa terdapat peningkatan jumlah coworking space sebesar 400 persen dari dua tahun yang lalu.

Indonesia memiliki 45 bangunan coworking space pada tahun 2016. Sementara pada tahun 2018 ini, Indonesia sudah memiliki hampir 200 bangunan coworking space. Tentu jumlah yang fantasis. Tapi apa yang membedakan coworking space dengan kantor konvensional? Terdapat tiga elemen yang membedakannya dengan kantor konvensional sebagai berikut.

  1. Komunitas
  2. Coworking space bukan sekadar tempat bekerja, namun juga menjadi gaya hidup. Para kaum millenial yang tidak ingin terikat dengan aturan konvensional dan memiliki ketertarikan pada kebersamaan, membentuk komunitas-komunitas, bahkan untuk urusan pekerjaan. Komunitas ini berfungsi sebagai menyatukan berbagai orang yang memiliki kepentingan yang sama, bisa pekerjaan yang sama, bisa kebutuhan akan coworking space yang sama.

    Coworking space juga memberikan kesan yang santai dan menembus batas-batas formalitas yang dirasakan pada kantor konvensional. Hubungan yang dibangun di coworking space lebih bersifat kekeluargaan. Sementara hubungan yang ada pada kantor konvensional lebih terasa atasan-bawahan. Sifat kebersamaan yang ada di komunitas coworking space menjadi elemen yang menjanjikan kaum millenial.

  3. Kolaborasi
  4. Terlepas dari kemajuan teknologi, pertemuan tatap muka masih menjadi bentuk komunikasi yang efektif dalam bekerja. Komunikasi tersebut dilangsungkan dalam rangka mengerjakan suatu proyek bersama. Suasana coworking space yang cair dan tak mengenal batas-batas konvensional memudahkan untuk terjadinya kolaborasi. Hal yang berbeda terdapat pada kantor konvesional dengan segala aturannya yang terkesan kaku, khususnya bagi kaum millenial.

  5. Konektivitas
  6. Coworking space memberikan lingkungan yang optimal bagi kaum millenial untuk bekerja. Pengguna coworking space yang berasal dari berbagai latar belakang, memudahkan untuk menjalin jaringan. Selain itu, fasilitas teknologi yang mumpuni juga mendukung pekerjaan kaum millenial untuk saling terhubung. Kantor konvensional belum tentu memiliki keuntungan tersebut.

Author: TC – Thareq Akmal Hibatullah

Bagaimana LEGALO membantu Anda?
LEGALO memberikan solusi bagi usaha/bisnis anda, baik Domisili maupun Legalitas usaha. Segera hubungi kami di Nomor 021 – 80674900 / 085959533365.

Seberapa membantu artikel ini menurut Anda?

TERBARU

PALING POPULER

KATEGORI ARTIKEL

PENDIRIAN BADAN USAHA

PT di Jakarta
Ingin Mendirikan PT Di Jakarta? Jangan Gunakan Apartemen Untuk Domisili PT
Biaya Syarat dan Prosedur Pendirian PT Terbaru
Biaya, Syarat & Prosedur Pendirian PT
Mau-Mendirikan-CV-Perhatikan-Dulu-Hal-Hal-Berikut-Ini
Mau Mendirikan CV? Perhatikan Dulu Hal-Hal Berikut Ini
Menentukan Bentuk Badan Usaha yang Tepat Untuk Startup
Menentukan Bentuk Badan Usaha yang Tepat Untuk Startup
PT didirikan suami istri
PT Didirikan Oleh Suami-Istri Lalu Cerai, Bagaimana Nasib PT?

PENDAFTARAN MERK

Merek Dagang
Ternyata Permohonan Keberatan Merek Dapat Diajukan Oleh Semua Orang!
Hak Prioritas Bagi Pendaftar Merek
Hak Prioritas Pendaftaran Merek
merek starbucks
Merek Starbucks Digunakan Nestle, Kok Bisa?
Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Merek Tidak Ditolak
7 Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Merek Tidak Ditolak Karena Dinilai Sama Dengan Merek Terdaftar
Perjanjian Lisensi Merek
Ini Dia! Pentingnya Perjanjian Lisensi Merek agar Usaha Lebih Untung

LEGAL STORY

Lupa ngurus ijin BPOM, Nginep 7 bulan di penjara
Lupa Ngurus Ijin BPOM, Nginep 7 Bulan di Penjara
Reseller Kosmetik
Kisah Reseller Produk Kosmetik Mencari Untung Malah Buntung
Karena Nama Merek, Aku Dijerat Pidana
Legal Story: Karena Nama Merek, Aku Dijerat Pidana
Legal Story Merek
Legal Story: Merek Ku ‘Ditikung’ Pegawai Ku Sendiri
oyo
Ramai OYO bikin rugi: Salah Satunya Soal Perjanjian Kerjasama Dengan Mitra

VIDEO ARTIKEL