Beragam Masa Iddah dalam Kompilasi Hukum Islam

Smartlegal.id -

BAGIKAN:

Beragam-Masa-Iddah-dalam-Kompilasi-Hukum-Islam

Perceraian, meskipun merupakan sesuatu menyakitkan atau kurang mengenakkan, merupakan realita yang harus dihadapi dalam hubungan keluarga di Indonesia. Perceraian sendiri terdapat dua macam, yakni cerai mati dan cerai hidup. Cerai mati dikarenakan salah satu pasangan hidup meninggal dunia. Sedangkan cerai hidup dikarenakan salah satu pihak, baik suami atau istri, atau keduanya memutuskan untuk tidak melanjutkan ikatan perkawinan.

Islam, agama yang dianut oleh kebanyakan orang Indonesia, mengenal yang namanya masa iddah dalam perceraian. Masa iddah adalah masa tunggu bagi janda setelah bercerai, baik cerai hidup maupun cerai mati. Makna iddah ialah dengan tenggang waktu tertentu untuk meghilangkan bekas-bekas dari pernikahan dahulu.

Masa iddah memiliki hikmah di antaranya diharamkan merobohkan nilai pernikahan yang telah sempurna, untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda kehamilan di dalam rahim, agar tidak menyetubuhinya kecuali memisahkan darinya, masa menunggu dan memutuskan keturunan dari suami sebelumnya.

Masa iddah bervariasi jenisnya. Masa idah sudah diatur dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) sebagai pijakan pengaturan Hukum Islam di Indonesia. Berikut adalah aturan mengenai masa iddah sebagaimana yang dikenal di Indonesia.

Pertama-tama harus ditegaskan bahwa bagi seorang istri yang putus pernikahannya tanpa sempat sebelumnya melakukan hubungan suami istri dengan mantan suaminya dan pernikahannya putus bukan karena kematian suaminya, maka tak berlaku masa iddah. Artinya, setelah terjadi perceraian, maka istri berhak untuk langsung menikah lagi.

Sementara jika pernikahan tersebut putus karena kematian suami, maka berlaku masa iddah 130 hari, meskipun belum pernah berhubungan suami istri.

Lebih lanjut, masa iddah bagi seorang janda menurut Pasal 153 Ayat (2) KHI adalah sebagai berikut:

  1. Apabila pernikahan putus karena perceraian, masa iddah bagi janda yang masih haid ditetapkan tiga kali suci dengan sekurang-kurangnya 90 hari. Dan bagi janda yang tidak haid ditetapkan 90 hari.
  2. Apabila pernikahan putus karena cerai mati atau cerai hidup, sedang janda tersebut dalam keadaan hamil, waktu tunggu ditetapkan sampai melahirkan.
  3. Sementara masa iddah bagi isteri yang pernah haid sedang pada waktu menjalani iddah tidak haid karena menyusui, maka iddahnya tiga kali waktu haid.
  4. Apabila istri ditalak satu atau talak dua oleh suami lalu suaminya meninggal, maka masa iddahnya menjadi empat bulan sepuluh hari setelah suaminya meninggal dunia.
Baca juga:  Salah Kaprah dalam Proses Perceraian yang Harus Diketahui

Bagi perkawinan yang putus karena cerai hidup, tenggang waktu tunggu dihitung sejak jatuhnya Putusan Pengadilan Agama yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap. Sedangkan bagi perkawinan yang putus karena cerai mati, tenggang waktu tunggu dihitung sejak kematian suami.

Author: Thareq Akmal Hibatullah
Editor: Imam Hadi W

Masih bingung soal pernikahan, perceraian, dan masa iddah? Hubungi Kantorpengacara.co di +62 812-9797-0522 atau email ke: [email protected]

BAGIKAN:

Butuh informasi lebih lanjut diluar dari artikel ini, silahkan hubungi kami!

BACA JUGA

PENDIRIAN BADAN USAHA

Beberapa Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Melakukan Akuisisi, Merger, dan Konsolidasi
Beberapa Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Melakukan Akuisisi, Merger, dan Konsolidasi
Menyiasati Pelaksanaan RUPS Di Tengah Pandemi Covid-19
Menyiasati Pelaksanaan RUPS Di Tengah Pandemi Covid-19
Mengenal-Equity-Crowdfunding,-Portal-Penawaran-Saham-Tanpa-IPO
Mengenal Equity Crowdfunding, Portal Penawaran Saham Tanpa IPO
Screenshot_39
Penerapan OSS v. 1.1 Dimulai 1 Januari 2020
Mau Tau Cara Membubarkan PT Ini Prosedurnya
Mau Membubarkan PT? Ini Prosedurnya

PENDAFTARAN MERK

Enam Alasan Pentingnya Pendaftaran Merek
Enam Alasan Pentingnya Pendaftaran Merek
Apa Aja Sih Yang Harus Dicantumkan Dalam Label Kemasan Pangan Olahan
Apa Aja Sih Yang Harus Dicantumkan Dalam Label Kemasan Pangan Olahan
Ingin Mendaftarkan Merek Internasional Perhatikan Hal Ini
Ingin Mendaftarkan Merek Internasional? Perhatikan Hal Ini
administration-banking-blur-618158
Bolehkan Yayasan Mendaftarkan Merek?
3 Langkah Hukum Yang Bisa Dilakukan Jika Merek Anda Digunakan Orang Lain Tanpa Izin
Langkah Hukum Yang Bisa Dilakukan Jika Merek Anda Digunakan Orang Lain Tanpa Izin

LEGAL STORY

Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
Lupa ngurus ijin BPOM, Nginep 7 bulan di penjara
Lupa Ngurus Ijin BPOM, Nginep 7 Bulan di Penjara
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
Brand yang Aku Bangun Ketikung Rivalku
Legal Story: Brand yang Aku Bangun Ketikung Rivalku
Karena Nama Merek, Aku Dijerat Pidana
Legal Story: Karena Nama Merek, Aku Dijerat Pidana

VIDEO ARTIKEL