8 Ide Jualan Paling Laris dan Menguntungkan di Bulan Puasa Ramadhan 2025

Smartlegal.id -
jualan paling laris di bulan puasa ramadan 2025
Image: freepik.com/author/freepik

“Bagi Anda yang mencoba peruntungan bisnis, artikel ini cocok untuk Anda yang mencari ide jualan paling laris di bulan puasa ramadhan 2025.”

Bulan Ramadhan merupakan momen yang penuh berkah dan juga peluang bisnis yang menjanjikan. Banyak orang mencari berbagai produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa, dari makanan berbuka hingga perlengkapan ibadah. 

Namun, dalam menjalankan usaha selama bulan Ramadhan, penting untuk memastikan bahwa bisnis tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia. Berikut adalah beberapa ide usaha yang bisa menjadi peluang emas selama bulan Ramadhan 2025.

Baca juga: Izin BPOM Butuh Daftar Merek Dulu, Emang Bener?

Jualan Paling Laris di Bulan Puasa Ramadhan 2025

Bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang tepat untuk berbisnis. Dengan meningkatnya permintaan berbagai produk, peluang usaha di bulan puasa sangat menjanjikan. Berikut ini adalah beberapa ide jualan paling laris di bulan Ramadhan 2025, beserta aspek perizinannya agar usaha berjalan lancar dan legal.

1. Takjil dan Makanan Berbuka Puasa

Takjil adalah menu utama yang paling dicari menjelang waktu berbuka puasa. Beberapa jenis takjil yang selalu laris antara lain:

  1. Kolak pisang, es buah, dan es kelapa
  2. Gorengan seperti risoles, bakwan, dan pastel
  3. Bubur sumsum dan aneka kue tradisional

Jika ingin menjual makanan dan minuman, pastikan sudah sesuai dengan Peraturan BPOM Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pedoman Penerbitan Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga dan memiliki izin dari BPOM (Peraturan BPOM 4/2024)

Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara mengurus perizinan pangan industri rumahan Anda dapat membaca artikel Kini Mengurus Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga Bisa Melalui OSS

2. Katering Buka Puasa dan Sahur

Bisnis katering sangat menjanjikan selama bulan Ramadhan, terutama bagi mereka yang sibuk bekerja. Pastikan bisnis katering memiliki Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) atau izin dari BPOM jika menyediakan makanan dalam skala besar.

Agar memudahkan perizinan usaha Anda, berikut 2 (dua) jenis Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia (KBLI) untuk bisnis katering:

  1. KBLI 56210 (Jasa Boga untuk Suatu Event Tertentu (Event Catering)): KBLI ini untuk usaha katering yang menyediakan jasa makanan atas kontrak perjanjian dengan pelanggannya, lokasi ditentukan oleh pelanggan untuk event tertentu. 
  2. KBLI 56290 (Penyediaan Jasa Boga Periode Tertentu): KBLI ini untuk usaha katering yang dilakukan atas kontrak perjanjian dengan pelanggan dalam periode waktu tertentu. 

Tertarik dengan bisnis katering, pahami dulu izin usahanya, Anda dapat membaca artikel Mau Usaha Katering? Ini Izin Yang Perlu Diurus!

3. Minuman Segar

Es buah, es kelapa muda, dan minuman segar lainnya sangat laris saat berbuka puasa. Namun, pelaku usaha wajib memastikan produk minuman tidak mengandung bahan tambahan berbahaya. 

4. Kue Kering dan Camilan

Menjelang lebaran, kue kering seperti nastar dan kastengel sangat diminati. Jika usaha ini berbasis rumahan, pastikan sudah memiliki izin SPP-IRT dan menggunakan label sesuai ketentuan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan (Peraturan BPOM 31/2018) yang diubah dengan Peraturan BPOM 6/2024.

Adapun KBLI untuk usaha kue kering pada sistem OSS adalah KBLI 10710-Industri Produk Roti dan Kue yaitu usaha mikro, usaha kecil, dan menengah memiliki tingkat risiko rendah.

Baca juga: Daftar Pewarna Makanan Buatan Tidak Diizinkan oleh BPOM!

5. Parcel Lebaran

Parcel berisi makanan dan minuman wajib mencantumkan daftar isi yang jelas serta memastikan produk memiliki izin edar BPOM atau PIRT. 

6. Busana Muslim

Pakaian muslim seperti gamis, baju koko, dan hijab selalu mengalami peningkatan permintaan. Pastikan produk yang dijual memiliki label yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk tekstil dan tidak melanggar hak cipta desain dari merek lain.

KBLI yang mungkin digunakan meliputi: KBLI 47711 (perdagangan eceran pakaian), 47713 (perdagangan eceran pelengkap pakaian), dan 47714 (perdagangan eceran tas, dompet, koper, ransel dan sejenisnya.

Baca juga: Tertarik Bisnis Busana Muslim? Simak Dulu Izin Yang Diperlukan

7. Aksesori Lebaran

Aksesori seperti peci, tasbih, dan sarung sering dicari menjelang Idul Fitri. Jika menjual produk impor, pastikan sudah memenuhi regulasi Bea Cukai dan Peraturan Menteri Perdagangan terkait barang impor.

Baca juga: Emang Iya NIB Otomatis Berlaku Sebagai API? Ini Lho Caranya

8. Jasa Bersih-Bersih Rumah

Menjelang lebaran, banyak orang membutuhkan jasa pembersihan rumah. Jika usaha ini berbasis layanan, pastikan memiliki perizinan usaha jasa sesuai dengan OSS RBA dan mengikuti standar ketenagakerjaan yang berlaku.

Memulai usaha di bulan Ramadhan 2025 bisa menjadi peluang besar, asalkan tetap mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia. Pastikan bisnis yang dijalankan memiliki izin yang sesuai agar usaha berjalan lancar dan aman. Dengan strategi yang tepat dan kepatuhan terhadap hukum, usaha di bulan Ramadhan bisa menjadi sumber rezeki yang berkah dan berkelanjutan.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai aspek hukum dalam memulai usaha, kunjungi Smartlegal.id untuk mendapatkan konsultasi dan informasi hukum terpercaya!

Author: Aulina Nadhira

Editor: Genies Wisnu Pradana

Referensi
https://ukmindonesia.id/baca-deskripsi-posts/17-usaha-bulan-ramadhan-2025-mana-yang-harus-dicoba 

Seberapa membantu artikel ini menurut Anda?

TERBARU

PALING POPULER

KATEGORI ARTIKEL

PENDIRIAN BADAN USAHA

PENDAFTARAN MERK

LEGAL STORY