Kinder Joy Ditarik Sementara Dari Peredaran Oleh BPOM, Kok Bisa?

Smartlegal.id -
kinder joy

“Mengantisipasi tercemar bakteri Salmonella, Badan POM (BPOM) melakukan penghentian peredaran sementara produk cokelat Kinder Joy.”

Belum lama ini terbit peringatan publik (food alert) oleh Food Standard Agency/FSA Inggris terkait penarikan produk cokelat merek Kinder Surprise. 

Produk cokelat merek Kinder Surprise ini diduga terkontaminasi bakteri Salmonella (non-thypoid) dengan gejala ringan yang mengakibatkan diare, demam, dan kram perut. Namun tidak sampai menyebabkan kematian. 

Akibat dari adanya peringatan oleh FSA Inggris, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik sementara keseluruhan produk Kinder Joy dari peredaran. 

Keseluruhan produk cokelat merek Kinder yang ditarik tersebut ada yang terdaftar dan tidak terdaftar di Badan POM.

Akan tetapi untuk melindungi masyarakat, Badan POM akan melakukan random sampling dan pengujian di seluruh wilayah Indonesia terhadap produk merek Kinder yang terdaftar. 

Hal ini sejalan dengan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan (PP 86/19), bahwa terhadap produk yang terkena cemaran pangan dapat dilakukan penghentian peredaran sementara. 

Adapun penghentian sementara ini berkaitan dengan pelanggaran terhadap keamanan pangan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Baca juga: Yuk! Ketahui Jenis Pangan Olahan yang Wajib Memiliki Izin Edar BPOM

Sebagaimana ketentuan Pasal 28 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan (PP 86/19) agar produk pangan bisa dipasarkan secara bebas dan aman, maka pelaku usaha pangan wajib memenuhi standar keamanan pangan dan mutu pangan. 

Yang dimaksud dengan keamanan pangan adalah upaya yang dilakukan untuk mencegah produk pangan dari kemungkinan mengandung cemaran biologis, kimia, dan lain-lain. 

Adanya standar keamanan pangan ini untuk melindungi masyarakat dari produk pangan yang berbahaya bagi kesehatan. 

Jaminan keamanan pangan diberikan oleh BPOM dengan diterbitkannya izin edar  atau sertifikat produksi pangan (Pasal 2 ayat (2) huruf a Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2017 tentang Penarikan Pangan dari Peredaran (Perka-BPOM)).

Untuk mendapatkan izin edar ataupun sertifikat produksi pangan maka pelaku usaha pangan harus melakukan pendaftaran produk pangan ke BPOM.

Produk yang telah memenuhi penilaian terhadap aspek keamanan, mutu, gizi, dan label produk pangan (pre-market evaluation) akan mendapatkan surat persetujuan pendaftaran produk dari BPOM berupa Izin edar. 

Baca juga: Hati-Hati! Buat Iklan Produk Terlalu Overclaim Bisa Terjerat Pidana

Dengan begitu, artinya produk telah terjamin keamanannya oleh BPOM sehingga aman untuk dipasarkan secara bebas dan layak dikonsumsi. 

Sementara, produk yang belum terdaftar di BPOM tidak ada jaminan yang membuktikan jika produk pangan yang dijual adalah aman untuk dikonsumsi. 

Karena produk pangan yang tidak terdaftar, tidak mendapat pengawasan langsung oleh BPOM baik sebelum maupun saat sedang beredar dipasaran.

Sehingga, sebagai upaya melindungi masyarakat dari produk pangan berbahaya, BPOM berhak untuk melakukan penarikan terhadap peredaran produk pangan yang tidak terdaftar (Pasal 3 ayat (1) Perka-BPOM).

Daripada bingung legalitas apa saja yang harus bisnis Anda lengkapi langsung konsultasikan saja kepada yang berpengalaman. Hubungi Smartlegal.id melalui tombol di bawah ini. 

Author: Suci Afrimardhani

Editor: Dwiki Julio

Seberapa membantu artikel ini menurut Anda?

TERBARU

PALING POPULER

KATEGORI ARTIKEL

PENDIRIAN BADAN USAHA

Virtual Office For Startup
Is Virtual Office Eligible For A Digital Startup Company?
Koperasi Tanpa Izin Usaha
Serem! Ini Akibatnya Koperasi Tanpa Izin Usaha
panduan yayasan
Panduan Bagi Yayasan Untuk Menjalankan Bisnis
kuorum rups
Menyelenggarakan RUPS tapi Tidak Mencapai Kuorum? Ini Solusinya!
pendirian pt di medan
9 Keuntungan Pendirian PT Di Kota Medan, Bisnis Siap Berkembang!

PENDAFTARAN MERK

Mending Daftar Merek Atas Nama Pribadi atau PT
Mending Daftar Merek Atas Nama Pribadi atau PT Ya?
barang tiruan
Barang Tiruan Kompetitor Mirip Produk Anda, Belum Tentu Melanggar Kekayaan Intelektual Loh
hak merek
MUI: Haram Hukumnya Pakai Hak Merek Orang Lain Tanpa Izin
Ingin Mendaftarkan Merek Internasional Perhatikan Hal Ini
Ingin Mendaftarkan Merek Internasional? Perhatikan Hal Ini
cek merek dagang
Cek Merek Dagang? Ini 5 Kriteria Hindari Persamaan Pada Pokoknya

LEGAL STORY

HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
oyo
Ramai OYO bikin rugi: Salah Satunya Soal Perjanjian Kerjasama Dengan Mitra
Reseller Kosmetik
Kisah Reseller Produk Kosmetik Mencari Untung Malah Buntung
Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
Legal Story Merek
Legal Story: Merek Ku ‘Ditikung’ Pegawai Ku Sendiri

VIDEO ARTIKEL