Kenali Prosedur dan Persyaratan Mendapatkan IUMK Bagi UMK

Smartlegal.id -
Kenali Prosedur dan Persyaratan Mendapatkan IUMK bagi UMKM

“Saat ini, IUMK menjadi salah satu izin yang diwajibkan bagi para pengusaha mikro dan kecil yang menjalankan usahanya”

Usaha Mikro dan Kecil merupakan salah satu instrumen pembangunan ekonomi yang berperan penting dalam peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sehingga para pengusaha mikro dan kecil perlu terus mengembangkan bisnisnya dan melebarkan sayap usahanya agar dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat luas.

Pemerintah telah ikut serta mengembangkan Usaha Mikro dan Kecil di Indonesia dengan merilis beberapa ketentuan terkait. Beberapa diantaranya adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UU UMKM). Kemudian yang terbaru Peraturan Menteri Koperasi Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Bagi Usaha Mikro dan Kecil. (Permen KUKM)

Adapun beberapa kriteria bagi suatu usaha agar dapat dikategorikan sebagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menurut Pasal 6 UU UMKM adalah sebagai berikut :

  1. Usaha Mikro
    1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 50 Juta (lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau
    2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 300 Juta (tiga ratus juta rupiah)
  2. Usaha Kecil
    1. Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 50 Juta (lima puluh juta rupiah) hingga paling banyak Rp 500 Juta (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau
    2. Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp 300 Juta (tiga ratus juta rupiah) hingga paling banyak Rp 2.5 miliar (dua miliar lima ratus juta rupiah)
  3. Usaha Menengah
    1. Memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 500 Juta (lima ratus juta rupiah) hingga paling banyak Rp 10 miliar (sepuluh miliar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau
    2. Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp 2.5 miliar (dua miliar lima ratus juta rupiah) hingga paling banyak Rp 50 miliar (lima puluh miliar rupiah)

Baca juga : Klasifikasi UKM dan UMKM di Indonesia

Dalam rangka mengembangkan bisnisnya, para pengusaha tentu perlu memahami Izin Usaha yang tepat bagi Usaha Mikro dan Kecil tersebut. Salah satu Izin Usaha yang tepat adalah Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) Sebagaimana termaktub dalam Pasal 1 angka 2 Permen KUKM yang menyatakan bahwa Izin Usaha Mikro dan Kecil merupakan izin yang diterbitkan oleh Lembaga OSS untuk usaha mikro dan kecil.

Baca juga : Ini 4 Keuntungan Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Jika Memiliki IUMK

Saat ini pengurusan IUMK dapat dilakukan dengan 2 cara, Pertama secara elektronik, yaitu menggunakan sistem Online Single Submission (OSS) Kedua, dengan melakukan permohonan di kantor kecamatan.

  • Melalui Sistem OSS
    1. Registrasi Akun OSS melalui (https://oss.go.id)
    2. Pengisian Data diri dan Data Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
    3. Pengunduhan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK)

Baca juga : 5 Langkah Mudah Registrasi Akun OSS Sendiri

  • Melalui Permohonan di Kantor Kecamatan

Berikut merupakan beberapa persyaratan untuk mendapatkan IUMK kepada Camat selaku pihak yang berwenang menerbitkan IUMK :

    1. Fotokopi dan Dokumen asli KTP
    2. Fotokopi dan Dokumen asli KK
    3. 2 Lembar foto diri berukuran 4×6 cm
    4. Surat Pengantar RT/RW
    5. Mengisi Formulir yang memuat tentang identitas diri dan usaha

Setelah persyaratan untuk mendapatkan IUMK tersebut dilengkapi, pengusaha dapat mengajukan permohonan dengan melampirkan persyaratan tersebut ke kantor Kecamatan setempat. Apabila dokumen telah lengkap dan sesuai, maka Camat akan memberikan dokumen IUMK.

Punya pertanyaan seputar hukum perusahaan, legalitas usaha atau masalah hukum lain dalam bisnis anda? Segera hubungi Smartlegal.id melalui tombol dibawah ini.

Author : Muhammad Fadhali Yusuf

 

Seberapa membantu artikel ini menurut Anda?

PENDIRIAN BADAN USAHA

RUPS PT Terbuka
Wajib Tahu! Sebelum Menyelenggarakan RUPS Bagi PT Terbuka Perhatikan 3 Hal Ini Dulu
pendanaan jangka pendek
Ingin Dapat Pendanaan Jangka Pendek? Yuk Cari Tahu Disini!
SLID_Infografis_Promo_Kasih_Sayang
Peduli Sahabat? Referensikan Promo Pendirian Badan Usaha
Koperasi Pemegang Saham PT
Emang Koperasi Bisa Menjadi Pemegang Saham Dalam PT?
Penanaman modal
5 Perbedaan Prosedur Penanaman Modal Bagi PMDN Dengan PMA

PENDAFTARAN MERK

Kasus Tempo Gelato
Kasus Tempo Gelato, Hati-Hati Daftarkan Merek Dengan Itikad Tidak Baik Bisa Dibawa Ke Pengadilan
merek jamu
Gawat! Terlambat Daftar Merek Pengusaha Jamu Mengalami Kerugian
3 Kesalahan Pelaku Usaha Terkait Pendaftaran Merek
3 Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Mendaftarkan Merek
Aspek HKI Figur
Mau Jual Figur Karakter Fiksi? Pahami Aspek KI-nya!
Kasus Super Mario Bros
Belajar Dari Kasus Super Mario Bros: Merek Terdaftar Bisa Dibatalkan

LEGAL STORY

Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
Legal Story: Terpaksa Rebranding Karena Menggunakan Nama Idola-ku
Legal Story Merek
Legal Story: Merek Ku ‘Ditikung’ Pegawai Ku Sendiri
Lupa ngurus ijin BPOM, Nginep 7 bulan di penjara
Lupa Ngurus Ijin BPOM, Nginep 7 Bulan di Penjara
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
Reseller Kosmetik
Kisah Reseller Produk Kosmetik Mencari Untung Malah Buntung

VIDEO ARTIKEL