Langkah Hukum Jika Tertipu Wedding Organizer

Smartlegal.id -

BAGIKAN:

Langkah-Hukum-Jika-Tertipu-Wedding-Organizer

Untuk memudahkan keberlangsungan acara pernikahan, tidak sedikit calon pengantin menggunakan jasa Wedding Organizer (WO) sebagai pihak profesional yang membantu mempersiapkan pernikahan. Alih- alih membantu persiapan perkawinan, kerugian justru malah menimpa pasangan yang berasal dari Palembang yang ingin menggelar pesta pernikahan di Gedung Sukaria, Palembang.

WO yang sudah dibayar lunas oleh pasangan tersebut kabur membawa uang dan tidak melaksanakan kewajibannya. Akibatnya tamu yang hadir saat perkawinan pasangan tersebut harus gigit jari karena konsumsi tidak tersedia selama pesta pernikahan.

Sudah rugi secara materil, pasangan tersebut juga harus menanggung rasa malu atas perbuatan si WO. Lalu langkah hukum apa saja yang dapat ditempuh korban dalam kasus penipuan WO?

Sebelum seseorang ingin menuntut seorang lainnya karena tindakan melawan hukum, perlu mengetahui pasal apa yang tepat digunakan dalam kasus tersebut.Untuk diketahui bahwa kasus penipuan dapat dijerat dengan Pasal 378 KUHP dengan rumusan pasal sebagai berikut:

“Barangsiapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu, baik dengan akal dan tipu muslhat maupun dengan karangan perkataan-perkataan bohong, membujuk orang supaya memberikan sesuatu barang, membuat utang, atau menghapuskan piutang, dihukum karena penipuan, dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun.”

Penipu adalah orang yang pekerjaannya:

  1. Membujuk orang supaya memberikan barang, membuat utang, atau menghapuskan piutang;
  2. Maksud pembujukan itu ialah hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak
  3. Membujuknya itu dengan memakai
    1. Nama palsu atau keadaan palsu, atau
    2. Akal cerdik (tipu muslihat), atau
    3. Karangan perkataan bohong.

Mengacu pada pasal ini, apabila pihak yang menyelenggarakan acara perkawinan tersebut memenuhi unsur-unsur diatas, yakni hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, secara melawan hukum dengan tipu muslihat, rangkaian perkataan bohong, dan menggerakkan calon pasangan pengantin untuk menyerahkan sesuatu kepadanya (memberikan suatu imbalan/uang), maka langkah hukum yang dapat dilakukan oleh pihak yang dirugikan adalah menuntut secara pidana atas dasar tindak pidana penipuan.

Baca juga:  Gugatan Sederhana, Cara Sederhana Menuntut Hak

Apabila pihak WO tersebut telah memenuhi unsur-unsur penipuan pada pasal diatas, maka langkah hukum yang anda dapat lakukan adalah dengan melaporkan ke pihak berwenang . Pihak WO tersebut dapat dikenakan sanksi hukuman penjara paling lama empat tahun.

Selain menggunakan Pasal 378 KUHP, WO juga dapat dijerat dengan Pasal 390 KUHP. hal tersebut dikarenakan WO biasanya menjanjikan pernikahan dengan biaya murah dibawah prakiraan biaya pernikahan pada umumnya.  Hal ini dapat dijerat dengan Pasal 390 KUHP yang yang berbunyi sebagai berikut:

“Barangsiapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak menurunkan atau menaikkan harga barang dagangan, fonds, atau surat berharga uang dengan menyiarkan kabar bohong, dihukum penjara selama-lamanya dua tahun delapan bulan.

Menurut R. Soesilo menaikkan atau menurunkan harga barang, dengan menyiarkan kabar bohong hanya dapat dikenakan hukuman, apabila ternyata bahwa kabar merupakan kabar bohong. Kabar bohong bukan hanya memberitahukan suatu kabar yang kosong tetapi juga menceritakan secara tidak betul tentang suatu kejadian, dengan tujuan  menguntungkan diri sendiri atau orang lain.

Oleh: Safira Ayudiatri

Jika Anda membutuhkan konsultasi hukum, Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui email : [email protected].

BAGIKAN:

Butuh informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami!

BACA JUGA

PENDIRIAN BADAN USAHA

JAMINAN-FIDUSIA-DAN-HAK-GADAI-DALAM-PENGAGUNAN-SAHAM
Jaminan Fidusia dan Hak Gadai dalam Pengagunan Saham
lycs-architecture-744230-unsplash
Virtual Office Untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP). Apakah Bisa?
#12 web
Perbedaan CV dan PT | SEMENIT JADI TAU #12
Baca-Ini-Dulu-Sebelum-Mengubah-Anggaran-Dasar-PT
Baca Ini Dulu Sebelum Mengubah Anggaran Dasar PT
aspek hukum startup
Perhatikan 3 Aspek Hukum Ini Agar Startup Anda Tidak Terkena Kasus Hukum

PENDAFTARAN MERK

3 Kesalahan Pelaku Usaha Terkait Pendaftaran Merek
3 Kesalahan Yang Sering Terjadi Saat Mendaftarkan Merek
Merek-Didaftarkan-lebih-dari-1-orang
Bisakah Merek Didaftarkan Oleh Lebih Dari Satu Orang?
Mending Daftar Merek Atas Nama Pribadi atau PT
Mending Daftar Merek Atas Nama Pribadi atau PT Ya?
Meski merek yang sudah terdaftar mendapat perlindungan hukum, namun merek terdaftar bisa dihapus karena 3 alasan
Ini 3 Alasan yang Membuat Merek Terdaftar Bisa Dihapus
6 Alasan Pendaftaran Merek Bisa Ditolak
Karena 6 Alasan Ini, Pendaftaran Merek Anda Bisa Ditolak

LEGAL STORY

HATI-HATI! Produsen dan Penjual Kosmetik Tanpa Izin Edar Bisa Dipenjara
HATI-HATI! Produsen dan Penjual Kosmetik Tanpa Izin Edar Bisa Dipenjara
Lupa ngurus ijin BPOM, Nginep 7 bulan di penjara
Lupa Ngurus Ijin BPOM, Nginep 7 Bulan di Penjara
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel
HATI-HATI! Restoran Tanpa TDUP Bisa Disegel

VIDEO ARTIKEL